Gede Oka Ngadu : Ironi Pelayanan Bandara Ngurah Rai: Petugas Toilet Lebih Ramah Daripada Petugas Maskapai Air Asia
February 15, 2026
DENPASAR Bali, 15/2/226 Redmol. Id
Ironi memilukan pagi ini (15/2/2026) di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali: petugas toilet menyapa hangat dan melayani dengan senyum, sementara petugas check-in maskapai justru cuek, tak balas salam, dan tunjukkan gestur rasis terhadap warga lokal Bali.
Seorang penumpang Bali Gede Oka Seorang Tokoh Muda Bali yang check-in jam 07.00 untuk penerbangan pukul 10.00 ke JKT, merasakan ketidaksopanan ini secara kasat mata – raut wajah dingin dan sikap tak ramah dari petugas beratribut keagamaan, ketika dikonfirmasi Media
"Bahkan petugas toilet, yang tugasnya paling sederhana, lebih mencerminkan hospitality Bali daripada frontliner maskapai di garis depan!" keluh korban, menyoroti kontradiksi ini sebagai noda citra pariwisata Bali yang bergantung pada budaya ramah Tri Hita Karana.
Kasus ini lanjutan keluhan rasisme sebelumnya di bandara yang sama, di mana warga Bali tuntut petugas anti-lokal dipindah: "Yen sing demen jak nak Bali, de ngalih amoh di Bali!"
Pengaduan wajib ke Angkasa Pura (gsa-airport.com) atau Kemenhub 151 agar sanksi pidana UU 40/2008 (penjara hingga 5 tahun) ditegakkan. Bali ramah untuk semua, tapi frontliner harus hormati tuan rumah – jangan sampai toilet jadi standar pelayanan premium!